By: Naomi
Hari ini dia tak menghubungiku lagi, kemanakah gerangan perginya? Semua telpon dan pesan singkatku tak dibalasnya. Hhh… Ya Rab, semoga dia baik-baik saja…
Berjam-jam telah terlewati, namun tak sedikitpun dia mengabari aku tentang keberadaannya. Aku tidak tau, apakah dia sudah makan atau belum? Apakah dia kelelahan? Tidak! Dia tidak boleh kelelahan! Karna setiap kali dia merasa lelah, setiap itu jugalah penyakit kan menghajarnya.
Aku mengutuk tentang keadaan diriku yang berada terlalu jauh darinya. Andai saja aku bisa hidup dan tinggal berdekatan dengannya, akan kuurus dan kurawat dia sepenuh hatiku. Kan kuberikan dia cinta yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Kan kucurahkan dia dengan segala perasaan kasih dan sayangku. Begitu banyak hal yang akan kulakukan jika aku berada dekat dengannya. Dia hanya milikku dan selain sahabat-sahabatnya, dia hanya memilikiku. Kedua orang tuanya telah tiada, saudara juga tak punya. Dia hidup sebatang kara.
Abiku –panggilan sayangku terhadap Bilal– hanya orang biasa-biasa saja. Dia orang yang sangat bersahaja, pekerja keras, cuek, namun sayang dan perhatian sekali terhadapku. Aku sedih melihat Abi yang setiap harinya berkerja keras banting tulang hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Katanya, “Kalau tak kerja, takkan bisa makan untuk hari ini, Sayang…” Sedikit-demi sedikit uang dia kumpulkan untuk bayar kontrakan dan yang lainnya. Jika ada sisa uang yang berlebih, Abi dengan senang hati akan membelikan dan mengirimiku sebuah buku. Aku gembira dan merasa senang sekali setiap kali aku menerima kiriman dari Abi. Meskipun harganya tak seberapa, tapi dimataku hal itu tak ternilai harganya. Karna semua itu merupakan hasil jerih payah dari orang yang teramat sangat aku cintai. Semua yang ada di dirinya sangat berarti buatku.
Hatiku menangis dan menjerit sedih setiap kali mendengar Abiku dilecehkan orang-orang. Aku tau Abiku bukan siapa-siapa dan tak punya apa-apa. Aku tau Abi cuma kerja serabutan, dan aku tau Abiku bukan kalangan berduit seperti orang-orang. Tapi apa kalian tau Abiku itu justru lebih kaya daripada kalian semua…! Abiku kaya hatinya… Taukah kamu mengapa aku bisa jatuh cinta padanya? Let me tell you my secret…
Aku jatuh cinta padanya karna kebesaran hatinya, kesabarannya, kebaikannya (meskipun aku udah marah-marah dan ngamuk-ngamuk, dia tetap aja sabar dan tersenyum menghadapiku, hebat kan!). Abi itu lucu, gampang sekali tertawa lebar. Kadang aku suka godain dia agar beli lakban biar diplester mulutnya, hihihi… Tapi diatas itu semua yang membuat aku jatuh cinta adalah; Imannya dan hatinya yang tulus dan suci. Aku tergoda pada keimanan dan kesungguhannya dalam menjalankan ibadah. Meskipun dia sudah jatuh tersungkur menahan sakit, dia masih akan tetap sholat. Dia bilang, “Alangkah indahnya jika aku dipanggil dalam keadaan sudah menunaikan sholat…” Hatiku miris mendengarnya.
Itu sebabnya aku menjadi sosok yang penuh kekhawatiran melihat kondisi kesehatan Abi. Duuuwhh… Abi kemana, ya? Mengapa sampai detik ini tak kunjung memberi kabar juga? Padahal ini udah menjelang maghrib. Aku mau tanya ama siapa? Ama Deco? Kan hape-nya hilang, males beli lagi katanya. Adon juga nggak punya hape. Iihhh… bingung, deh…! Ya udah, hubungi Adon via facebook aja kali.
Kepada:
Mr. Chubby Gen
Tambahkan Penerima
Subjek :
dy kmn, yak?
Pesan :
don, apa km tau abi kmn? Aku tlp2 dr td np gk ngangkat2, ya?
Klik kirim.
Pesan Anda telah terkirim.
Menunggu itu memang pekerjaan yang membosankan! Semenit, dua menit, tiga puluh menit, tak ada notifikasi balasan. Dengan tak sabaran aku mengutak-atik hape. Trrrrt… Hapeku bergetar. Secepat mungkin aku membaca pesan yang tertera dilayarnya.
“Dari Adon!” Bathinku. Segera saja aku buka account facebook aku untuk membaca dengan lebih leluasa.
<< dy kmn, yak? >>
Dari :
Mr. Chubby Gen
Kepada :
Anda
Waktu :
Hari ini jam 18:47
Pesan :
Maaf kak, br bls. Aku jg udh dr td kliling2 nyari2 bilal gt tp gk nemu jg.
Gk tw dy kmn. Ni anak2 jg udh pd mencar nyari smua. Kk tenang aj ya, jgn khwtr
Jgn lp mkn ya, kak. Aku sholat magrib dl, nanti dilanjutin nyari lg shbs sholat.
Speechless… aku bener-bener nggak tau harus membalas apa. Pikiranku mulai nglantur kemana-mana. Aku takut terjadi apa-apa sama Abi… Akhirnya aku menuliskan sebait kalimat kalau aku ingin bilal ditemukan secepat mungkin. Ada beberapa jam aku tidak mendapatkan kabar dari Adon. Tengah malam hapeku bergetar lagi, tertera nama Adon. Ketika kubaca dia juga masih belum menemukan kabar apa-apa. Hatiku makin tak karuan dan merasa was-was. Berbagai macam pikiran buruk satu-persatu mulai mampir dibenakku. Apa Bilal ajtuh dijalanan lagi? Apa Bilal baik-baik saja? Kucoba untuk menghubunginya terus. Nada dialnya terdengar tersambung, tapi mengapa tak diangkat?
Akhirnya aku jatuh tertidur karena kelelahan. Keesokan paginya aku masih saja tak menemukan jawaban atas pencarian Bilal. Kucoba mengintip email masuk, berharap Deco mengirimkan kabar kepadaku. Namun nihil! Tak ada pesan masuk dari akun Deco. Aku gelisah.
Seharian ini aku jadi uring-uringan dan gampang marah. Terkadang jadi menangis sendiri, aku sangat mengkhawatirkan keadaan Bilal. Sungguh! Aku tak mampu melewati hari-hari tanpa adanya dia. Semua terasa buram, sepi, dan sunyi. Aku rindu Bilal. Aku rindu mendengar suaranya dan canda tawanya. Hhh… Bilal sayangku, dimanakah kamu…?
Sore ini terasa sepi, kegiatan apapun yang aku lakukan tetap tak bisa mengusir pikiranku darinya. Aku hanya ingin bersama Bilal! Aku hanya ingin bersamanya untuk selamanya. Sampai ajal menjemputnya… kan kutemani dia sampai detik-detik terakhirnya. Aku akan setia menjaga hati dan cintaku hanya untuknya, hanya untuk Bilalku seorang… tak terasa air mataku mulai menitik kembali dan membentuk anak sungai dipipi. Lamunanku melayang teringat saat-saat pertama pertemuan kami. Ada rasa jengkel, lucu, haru, sedih dan bahagia. Jengkel karena sms-nya yang salah sambung tapi beruntun. Huh! Malah minta pengen kenalan segala lagi… giliran di telpon, malah mailbox. Giliran hapeku yang switch off, eh malah dia yang mailbox. Kayak main kucing-kucingan gitu, deh…!
Lamunanku buyar ketika hapeku kembali bergetar.
<< dy kmn, yak? >>
Dari :
Mr. Chubby Gen
Kepada :
Anda
Waktu :
18:27
Pesan :
Kak, Bilal tlh ditmukan. Skrg ada di slh stu RS yg ada dkt cibinong.
Dy ditemukan olh s’org ibuk2 tlh berlumuran drah,
dan gk sadarkan diri gt dijln.
Aku skrg ada disini kak, ada Deco, Ryo dan jg yg lainnya.
Keadaannya sgt lemah skali krn bnyk khlgn darah.
Jarinya robek tp gk tw knp. Skrg msh blm sdr.
Nanti aku kbrin lg.
“Alhamdulillah…” Desisku lirih memanjatkan syukur pada allah. Aku tak peduli apapun keadaan Bilal, apapun perkataan orang tentang dia, aku akan tetap bersamanya bersamanya. Karna dialah cinta sejatiku…
Abi… cepat pulang ya, Sayang… Aku disini, akan slalu setia menunggumu. Cepat sembuh, Sayang… Bangunlah, demi aku… Abi harus kuat, ya…Jangan pernah tinggalkan kusendiri. Jika dirimu pergi, separuh nafasku juga pergi, ikut terbang bersamamu meninggalkan jiwa dan ragaku… Aku terlalu mencintaimu, Bi…Hidupku takkan pernah berarti tanpamu disisiku. Bi, masih banyak keinginan kita berdua yang belum sempat kita wujudkan. Bertahanlah Sayang, demi aku… Kumohon…
Alunan Mariah Carey menambah sendu perasaan hatiku.
Ya Allah, tunjukkanlah kuasaMu… Jangan renggut dia dari diri dan hidupku. Engkau Maha Pengasih dan Penyayang, kabulkanlah permintaanku Ya Rab… Hanya kepadaMu lah aku meminta, memohon dan berserah diri… berikan kesembuhan untuk Bilalku. Engkau boleh ambil nyawaku, tapi jangan ambil dia… Kumohon padaMu, Ya Illahi…
**********
I would give up everything
Before I'd separate myself from you
After so much suffering
I've finally found a man that's true
I was all by myself for the longest time, so cold inside
And the hurt from the heart it would not subside, I felt like dying
Until you saved my life
Thank God I found you
I was lost without you
My every wish and every dream somehow became reality
When you brought the sunlight completed my whole life
I'm overwhelmed with gratitude
Cause baby I'm so thankful I found you
I would give you everything
There's nothing in this world I wouldn't do
To ensure your happiness
I'll cherish every part of you
Because without you beside me I can't survive, I don't wanna try
If you're keeping me warm each and every night, I'll be all right
Cause I need you in my life
Thank God I found you
I was lost without you
My every wish and every dream somehow became reality
When you brought the sunlight completed my whole life
I'm overwhelmed with gratitude
Cause baby I'm so thankful I found you
See I was so desolate before you came to me
Looking back I guess it shows that we were destined to shine
After the rain to appreciate and care for what we have
And I'd go through it all over again
To be able to feel this way
Thank God I found you
I was lost without you
My every wish and every dream somehow became reality
When you brought the sunlight completed my whole life
I'm overwhelmed with gratitude
Sweet baby I'm so thankful I found you
Thank God I found you
I was lost without you
I'm overwhelmed with gratitude
My baby I'm so thankful I found you
I'm overwhelmed with gratitude
My baby I'm so thankful I found you
***********

Tidak ada komentar:
Posting Komentar