“Ssshhh…”



Stop!

Diam!

Lebih baik kamu diam, suasana hatiku sedang tak enak.


Maunya kamu itu apa, sih? Perasaan dari tadi ngobrol baik-baik aja, namun kenapa tiba-tiba kamu bete dan menyinggung masalah yang sudah berlalu? Bukankah kita pernah bahas? Trus? Masih pentingkah buatmu mempersoalkan itu semua? Wait, semua orang punya masa lalu, Babe. Kamu, aku bahkan semua orang punya masa lalu. Tapi mengapa kamu selalu saja senang mengungkit-ungkit itu semua? Babe, kita udah pernah bahas, udah pernah! And it’s done… Sekarang ini hanya ada aku, kamu dan keluarga kita… Duh, pliss deh…