"Love is Foool...!"






“SIGHT…!”
n.Carino

“You love me… You love me not…
You love me, you love me not…
You love me, you love me n—“

Huft… Stop of being irrational!
Terkadang manusia bisa jadi konyol ketika berhadapan dengan masalah cinta. Ughhh… I definitely don’t want to be the one! Enyah doong…
Bagaimana caranya, ya?

“LOVE AND SACRIFICING_Part. 4” (KHALISA_2)


   “LOVE AND SACRIFICING_Part. 4”  
(KHALISA_2)


By: Naomi


THOU CONVERSATIONS & FLASHBACK MEMORY

“Jadi kakak bukan mantan pacarnya? Tapi mengapa komentarnya kak Khalisa bisa seperti itu, ya?” Tanya Carmen disuatu siang saat lunch time bersama Khalisa di sebuah café yang berada dikawasan Setia Budi tersebut, yang berada tak jauh dari kantornya Khalisa. Khalisa hanya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

“LOVE AND SACRIFICING_Part. 5”


“LOVE AND SACRIFICING_Part. 5”
(KHALISA_3)
By: Naomi

WHEN YOU’RE GONE
Dihari yang sama,
Entah mengapa kali ini Fathir begitu bersikeras hendak mendaki gunung diam-diam tanpa sepengetahuan Khalisa. Meskipun ia tahu, Khalisa takkan pernah lagi mengizinkannya mendaki gunung. Hal itu telah diutarakannya kepada Bowo—salah satu sahabatnya— beberapa hari yang lalu. Namun Bowo pun ternyata sependapat dengan Khalisa, ia juga melarang keras Fathir. Mengingat sebentar lagi merupakan hari pernikahan para sahabatnya, Bowo berpikir alangkah Fathir menyiapkan diri se optimal mungkin.

“LOVE AND SACRIFICING_Part. 6” (KHALISA_4)


“LOVE AND SACRIFICING_Part. 6”
(KHALISA_4)


By: Naomi

I WILL SURVIVE!


“Kak, ada apa? Kenapa kakak jadi bersedih?” Tegur Carmen membuyarkan lamunan Khalisa.

“Aku… Ahh… Nggak ada apa-apa, adik… Aku nggak kenapa-kenapa…” Tepis Khalisa tersenyum seraya menyeka sudut-sudut matanya yang berkaca-kaca dengan selembar tissue.

"S'up Tuesday...!"










Tuesday ’17.

Tik-tok… tik-tok… tik-tok… tik-tok… tik-tok…

Hoammmhhh…
It seems like, “There’s nothing to do on Tuesday”. Read; gigit jari. Blah! Who said that? Of course you can do so many things on Tuesday-lah, ya know…. Seperti nyuci, trus jemurin cucian, trus angkatin jemuran kalo dah kering, dan sekalian angkatin jemuran tetangge yee… kasian kalo hujan kebasahan ntar jemurannyee… Inem banget, ya? Hello Gaiiiss, Inem aja sekarang dah move on jadi penculik para suami, hohohoho… joking, yee…

“Knock-knock…!”




Hi Gais, s’up…

Lama tak sentuh leppie, jadi kangen kembali ke masa-masa lampau; saat jemari menari-nari lincah diatas keyboard PC bak ballerina lagi loncat-loncatan. Haisshh… ngomong apaan sih aku, o-ow...?