“Ssshhh…”



Stop!

Diam!

Lebih baik kamu diam, suasana hatiku sedang tak enak.


Maunya kamu itu apa, sih? Perasaan dari tadi ngobrol baik-baik aja, namun kenapa tiba-tiba kamu bete dan menyinggung masalah yang sudah berlalu? Bukankah kita pernah bahas? Trus? Masih pentingkah buatmu mempersoalkan itu semua? Wait, semua orang punya masa lalu, Babe. Kamu, aku bahkan semua orang punya masa lalu. Tapi mengapa kamu selalu saja senang mengungkit-ungkit itu semua? Babe, kita udah pernah bahas, udah pernah! And it’s done… Sekarang ini hanya ada aku, kamu dan keluarga kita… Duh, pliss deh…


Look, kamu juga pernah menyembunyikan sesuatu, kan? That’s okay, no problem! I’m cool, I never force you to tell even your dark side because it was only your past. And we don’t live in the past time rite? We are chasing our future, please try to understand… I accepted you just the way you are… now babe, what I’m trying to tell you, would u be realistic and sound not to be a boring one? Point-nya, yang udah itu ya udah Babe… jangan diungkit-ungkit lagi, kamu aja nggak mau kan kalau aku nyinyirin? So, think about it…

Babe, mempertahankan relationship itu lebih sulit ketimbang kamu memperolehnya. Hargai semua perjuangan itu! Apa kamu lupa saat awal-awal berjuang? Saat-saat sulit yang kita lewati bersama? Saat ujian mendera dengan bertubi-tubi? Ingat Babe, ingat…

Aku cape dituduh-tuduh Babe, aku cape di intimidasi oleh kamu. Kita bukan anak-anak lagi, aku lebih ingin ke aksi nyata ketimbang bicara. Banyak hal yang mesti aku lakukan ketimbang mikirin yang nggak jelas, apalagi itu… apa itu yang pernah kamu bilang? Flirting? Naa, it’s not the time to be flirtatious, Baby…

Nowdays, what the most important is our future! Wealthy, prosperity, property, business, healthy, save, life insurance, educational framework, and vacation. And how we get it, that’s what we have to think and do…

Ohh c’mon babe, don’t be a cranky!

Okay, okay! I will stop…

      Huft…


­_N. Carino, 2018_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar